Rangkuman Materi Softskill Perekonomian Indonesia

Dosen : Dennis Ramadian
Dina Mayang Lestari
1EB22
23214138
SOFTSKILL KE - 1 :
Sistem ekonomi adalah suatu aturan dan tata cara suatu negara untuk mengatur perilaku masyarakat dalam melakukan kegiatan ekonomi demi tercapainya suatu tujuan. Jenis sistem perekonimian dibagi menjadi 3 : Sistem perekonomian pasar (liberal/kapitalis), Sistem perekonomian perencanaan (etatisme/sosialis), Sistem perekonomian campuran. Selain itu pula di Indonesia, sistem perekonomian dibagi menjadi beberapa periode, yakni : Masa demokrasi (S.E. Liberal), Masa demokrasi terpimpin (S.E. Etatisme), Masa demokrasi ekonomi-sekarang (S.E. pancasila).
SOFTSKILL KE - 2 :
Perdagangan Internasional adalah tukar menukar barang antar negara dengan perantaraan uang ( kegiatan ekspor dan impor ). Indonesia pun melakukan perdagangan internasional dengan negara-negara yang lain. Seiring berjalanya waktu, siklus perdagangan yang dijalani Indonesia tidak sepenuhnya berjalan mulus. Ada beberapa hambatan yang dihadapi Indonesia dalam menjalankan perdagangan dengan negara lain, seperti : Perbedaan mata uang antar negara, kualitas sumber daya rendah, pembayaran antar negara sulit dan resiko tinggi, adanya kebijaksaan impor dari suatu negara, terjadi perang, ada organisasi ekonomi regional, ada perbedaan peraturan, prosedur yang lama, perbedaan bahasa, dan pengenaan bea masuk yang tinggi.
SOFTSKILL KE - 3 :
Industrialisasi berasal dari kata industri yang berarti kegiatan mengolah bahan mentah, bahan baku, barang setengah jadi atau barang jadi menjadi barang yang bermutu tinggi. Jadi industrialisasi adalah suatu proses perubahan sosial ekonomi suatu mata pencaharian masyarakat dari agraris (tradisional) menjadi industri (modern). Industrialisasi juga berkaitan dengan kemiskinan. Kemiskinan adalah pendapatan dari suatu masyarakat yang berada dibawah garis kemiskinan. Kemiskinan dibagi 3 : kemiskinan absolut, relatif, dan kultural. Adapun kaitan industrialisasi dengan kemiskinan adalah industrialisasi akan menyedot banyak tenaga kerja, oleh karena itu pendapatan yang diterima per individu menjadi semakin kecil dan menyebabkan individu tersebut tidak bisa memenuhi keseluruhan kebutuhannya dan tingkat kesejahteraannya.
No comments:
Post a Comment