Sep 30, 2014

MATERI SOFTSKILL 1 ( Pengantar Bisnis & Bentuk Kepemilikan Bisnis )



DINA MAYANG LESTARI
NPM   : 23214138
Class   : 1EB22
University of Gunadarma

MATERI SOFTSKILL 1
Pengantar Bisnis dan Bentuk Kepemilikan Bisnis

Ruang Lingkup Bisnis
Bisnis berasal dari kata business (busy) yang berarti “ sibuk “, dalam arti “ sibuk melakukan pekerjaan maupun kegiatan yang berorientasi pada profit “. Bisnis merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh perseorangan maupun perusahaan terhadap barang dan jasa demi tercapainya suatu tujuan yaitu mendapatkan laba.  

Ciri-Ciri Bisnis
Adanya penambahan atau manfaat
Adanya pertukaran
Adanya  keuntungan

Unsur-Unsur Bisnis
Manusia
Modal
Sistem manajemen
Mesin atau peralatan

Tujuan Bisnis
Tujuan bisnis adalah melayani kebutuhan masyarakat dan mencari keuntungan karena didalam bisnis terdapat kegiatan jual-beli, tukar menukar, memproduksi dan memasarkan, belanja dan mempekerjakan, dan kegiatan manusia yang lainnya.

Fungsi Bisnis
Fungsi dari sebuah bisnis dapat dilihat dari dua sisi, yaitu :
Fungsi Mikro
Dipandang sebagai kemampuan dalam memberikan kontribusnya bagi pihak-pihak yang berperan secara langsung dalam proses penciptaan nilai (creation of value).
Fungsi Makro
Dipandang sebagai kemampuan dalam memberikan kontribusnya kepada pihak-pihak yang terlibat secara tidak langsung dalam pembentukan maupun pengendalian bisnis antara lain masyarakat, bangsa, dan negara.

Jenis-Jenis Bisnis
Manufaktur
Memproduksi produk yang berasal dari barang mentah kemudian dijual, seperti mobil dan pipa.
Bisnis Jasa
Bisnis yang menjual jasa dan mendapat laba dari jasa yang ditawarkan seperti psikolog dan konsultan.
Bisnis Distributor
Bisnis yang dilakukan oleh pihak perantara antara konsumen dan produsen.
Bisnis Financial
Bisnis yang mendapat keuntungan dari investasi dan pengelolaan modal.
Bisnis Informasi
Bisnis yang menghasilkan keuntungan dari pejualan-kembali property intelektual.
Bisnis Utilitas
Bisnis yang didanai oleh pemerintah, seperti listrik dan air.
Bisnis Real Estate
Bisnis pada bidang property , rumah, dan bangunan.
Bisnis Transportasi
Bisnis yang kegiatannya mengantarkan barang ke konsumen dari satu lokasi ke lokasi yang lain
Bisnis Pertanian dan Pertambangan
Bisnis yang memproduksi barang mentah, seperti tanaman atau mineral tambang.

Bentuk Kepemilikan Bisnis
Bentuk kepemilikan bisnis adalah kegiatan bisnis dilihat dari siapa pemiliknya, sumber modalnya, dan tujuan pendirian sehingga terdapat bermacam-macam bentuk kepemilikan bisnis. Berikut adalah bentuk-bentuk kepemilikan bisnis yang ada di Indonesia :

NO
BENTUK KEPEMILIKAN
CIRI
CONTOH
1
Perusahaan Perseorangan
  • Modal dan kepemilikkan dari satu orang
  • Pemilik bertanggung jawab penuh atas resiko perusahaan
  • Tidak ada pemisahan antara kekayaan pribadi dan perusahaan

Cuci motor, tukang sate, tukang bakso, dll.
2
Firma (Fa)
  • Kerjasama antar 2 orang/lebih
  • Keuntungan dibagi 2 sesuai perbandingan modal
  • Tidak ada pemisahan kekayaan

Fa.Liem Catering, Fa. Bandung Caoz, dll.
3
Persekutuan Komanditer (Commanditaire Vennootschap/CV)
  • Terdiri dari 2 macam sekutu
  • 1 sekutu komanditer (sekutu pasif), sekutu yang menyerahkan modal
  • 1 sekutu komplementer (sekutu aktif), sekutu yang menyerahkan modal dan mengelola perusahaan

Indomart, Alfamart, Carrefour, dll.
4
Perseroan Terbatas / PT ( Naamloze Vennootschap /NV)
  • Didirikan berdasar perjanjian antara 2 orang/lebih
  • Modalnya dari saham
  • Pemilik saham bertanggung jawab terbatas, sebanyak saham yang dimiliki
  • Adanya pemisahan kekayaan

Nestle, Indofood, Ultra Jaya, Danone, Garuda Food, dll
5
Perusahaan Perseroan (Persero)
  • BUMN yang berbentuk PT yang modalnya terbagi dalam saham seluruh/paling sedikit 51% milik RI
  • Tujuan mengejar laba
  • Dipimpin oleh suatu direksi
  • Diatur menurut hukum perdata
  • Pegawainya berstatus pegawai swasta
  • Kekayaan terpisah

`PT Bank BNI Tbk, PT Kimia Farma Tbk, PT Aneka Tambang Tbk, PT Indosat Tbk, dll.
6
Perusahaan Umum (Perum)
  • BUMN yang seluruh modal dimiliki negara
  • Pegawainya termasuk pegawai perusahaan negara yang diatur tersendiri
  • Dipimpin oleh suatu direksi
  • Punya nama dan kekayaan sendiri

Perum Perhutani, Perum DAMRI, Perum Balai Pustaka, dll.
7
Perusahaan Jawatan (Perjan)
  • BUMN yang seluruh modalnya termasuk dalam anggaran belanja negara yang menjadi hak dari departemen yang bersangkutan
  • Pegawai berstatus PNS
  • Memperoleh fasilitas negara

*perjan telah dihapus karena tidak mendatangkan profit
Perjan RS Cipto Mangunkusumo, Perjan Kereta Api (PJKAI), Perjan Pegadaian, dll.
8
Koperasi
  • Didirikan oleh seorang atau badan hukum
  • Dikelola berdasar asas kekeluargaan
  • Dikelola berdasar prinsip koperasi

Koperasi Unit Desa (KUD), Koperasi Simpan Pinjam, dll.

Kelebihan dan Kelemahan Beberapa Bentuk Kepemilikan Bisnis

NO
BENTUK KEPEMILIKAN
KELEBIHAN
KELEMAHAN
1
Perusahaan Perseorangan
  • Aktivitas relative sedikit dan sederhana
  • Biaya organisasi rendah
  • Pendirian dan pembubaran mudah
  • Keuntungan menjadi milik pemilik perusahaan

  • Kemampuan manajerial terbatas
  • Keterbatasan sumber keuangan
  • Kelangsungan usaha kurang terjamin

2
Firma (Fa)
  • Pendirian mudah
  • Modal lebih besar
  • Keputusan hasil musyawarah
  • Pembagian kerja berdasar keahlian

  • Tanggung jawab tidak terbatas
  • Peluang terjadi perselisihan
  • Kelangsungan tidak terjamin

3
Persekutuan Komanditer (Commanditaire Vennootschap/CV)
  • Pendirian mudah
  • Modal lebih besar
  • Kemampuan manajerial lebih baik
  • Kemampuan memperoleh kredit lebih mudah

  • Kelangsungan CV tidak pasti
  • Tanggung jawab antar sekutu tidak sama
  • Kemungkinan terjadi kecurangan
  • Kesulitan untuk menarik kembali modal

4
Perseroan Terbatas / PT ( Naamloze Vennootschap / NV)
  • Kelangsungan usaha lebih terjamin
  • Modal mudah diperoleh
  • Pemilik mempunyai tanggung jawab terbatas berdasar saham yang dimiliki

  • Biaya organisasi lebih besar dan pengorganisasian lebih rumit
  • Rahasia perusahaan kurang terjaga
  • Hubungan antar personal cederung formal



REFERENSI



Sukwiaty., Sudirman, Jamal, & Slamet, Sukamto. (2009). Ekonomi SMA Kelas XII. Yogyakarta: Yudhistira.

No comments:

Post a Comment